Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Republik Merdeka
Republik Merdeka
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Revitalisasi Taman Siring Kandilo Mandek, Dua Segmen Belum Tersentuh

Revitalisasi Taman Siring Kandilo Mandek, Dua Segmen Belum Tersentuh

cek disini

Tanah Grogot- Revitalisasi Taman Siring Kandilo di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, terpaksa tertunda pada tahun 2025. Penyebabnya adalah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penundaan sejumlah proyek pembangunan, termasuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) unggulan ini.

Meski sebelumnya telah ada kemajuan signifikan, kini dua segmen revitalisasi masih terbengkalai. Bagaimana dampaknya bagi masyarakat? Apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan proyek ini?

Proyek Tertunda, Hanya Perencanaan yang Berjalan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, Asnawi, mengonfirmasi bahwa tidak ada pekerjaan fisik untuk Taman Siring Kandilo tahun ini. Anggaran yang tersedia hanya dialokasikan untuk tahap perencanaan.

“Untuk tahun ini fisiknya belum ada, baru tahap perencanaan. Karena kita terdampak rasionalisasi anggaran untuk tahun 2025,” jelas Asnawi saat dihubungi pada Rabu (25/6/2025).

Padahal, proyek ini digadang-gadang akan menjadikan Taman Siring Kandilo lebih fungsional, estetik, dan ramah bagi pengunjung. Dengan anggaran sekitar Rp 10,7 miliar yang dibagi dalam empat segmen, revitalisasi ini sempat menunjukkan kemajuan sebelum akhirnya terhambat.

Dua Segmen Rampung, Dua Masih Terbengkalai

Dari empat segmen yang direncanakan, dua di antaranya telah selesai:

  1. Segmen Pertama: Fokus pada pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Vegetasi ditata ulang, ruang duduk diperbanyak, dan jalur pedestrian diperbaiki.

  2. Segmen Ketiga: Meliputi pembangunan pedestrian tambahan, pemasangan lampu lalu lintas, pembaruan ikon taman, serta penataan area parkir roda dua dengan kapasitas 80 unit.

Namun, dua segmen lainnya masih belum tersentuh:

  • Segmen Kedua: Revitalisasi lantai siring di seberang Masjid Agung Nurul Falah.

  • Segmen Keempat: Pembangunan area parkir roda empat dengan kapasitas 60 unit.

Asnawi menjelaskan bahwa anggaran tahun ini dialihkan ke proyek infrastruktur yang lebih prioritas, seperti pembangunan jalan dan jembatan, menyusul kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Karena adanya efisiensi juga tahun ini yang merupakan kebijakan dari pusat, maka fokusnya beralih ke segi infrastruktur prioritas seperti pembangunan jalan, jembatan, dan sebagainya,” tuturnya.

Respons Masyarakat Antara Kepuasan dan Kritik

Revitalisasi Taman Siring Kandilo Mandek, Dua Segmen Belum Tersentuh
Revitalisasi Taman Siring Kandilo Mandek, Dua Segmen Belum Tersentuh

Baca Juga: Manchester City vs Al Hilal Duel Sengit Penghancur Juventus vs Penahan Real Madrid

Meski proyek revitalisasi belum sepenuhnya selesai, masyarakat sudah merasakan manfaat dari perubahan yang ada. Ferdi (22) dan Arya (19), warga Kecamatan Batu Sopang, mengapresiasi wajah baru Taman Siring Kandilo.

“Siring yang sekarang lebih bagus perubahannya, karena lebih bersih, tertata, dan rapi,” ujar mereka.

Namun, di balik pujian, masih ada beberapa keluhan. Bagas (29), warga Kecamatan Tanah Grogot, menyayangkan lambatnya pembangunan segmen dua yang menurutnya sangat potensial untuk pelebaran area.

“Harusnya segera direnovasi, karena bermanfaat juga lokasinya untuk pelebaran dan bersantai,” katanya.

Ia juga mengeluhkan beberapa fasilitas yang mulai rusak, seperti kursi taman yang tidak nyaman dan tiang di dekat ikon “I Love U Paser” yang berlubang. “Semoga lebih tertata kebersihannya, terutama segi infrastrukturnya,” harapnya.

Selain itu, masalah parkir sembarangan masih terjadi. “Tempat parkir motor kan sudah disediakan, tapi masih banyak motor yang parkir di pinggir jalan,” tambah Bagas.

Turiah (61) juga menyoroti vandalisme yang merusak fasilitas taman, termasuk kursi yang dirusak oleh oknum pengunjung mabuk. Ia juga mengeluhkan kebisingan dari aktivitas karaoke yang mengganggu kenyamanan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *