Tanah Grogot – SMP Negeri 2 Tanah Grogot Sekolah ini berhasil meraih Juara 1 Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengalahkan puluhan sekolah lainnya. Kemenangan ini mengantarkan mereka sebagai wakil Kaltim dalam kompetisi serupa di tingkat nasional.
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen kuat sekolah dalam mengimplementasikan program SSK yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Program ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda tentang isu kependudukan sejak dini, menyiapkan mereka menghadapi tantangan demografi di masa depan.
Sekolah Siaga Kependudukan Bekal Menuju Indonesia Emas 2045
Kepala SMP 2 Tanah Grogot, Yuli Warto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, program SSK merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan berwawasan kependudukan.
“Tujuannya adalah agar pada 2045, yang dicanangkan sebagai program Indonesia Emas, pemuda Indonesia sudah memiliki bekal yang cukup untuk bersaing di tingkat global,” ujar Yuli, Kamis (10/7/2025).
Dia menjelaskan bahwa tahun 2045 akan menjadi momen penting bagi Indonesia karena memasuki era bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) jauh lebih besar dibandingkan penduduk non-produktif. Jika tidak disiapkan dengan baik, bonus demografi justru bisa menjadi beban.
“Oleh karena itu, melalui SSK, kami ingin membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memahami isu-isu kependudukan, kesehatan reproduksi, dan pembangunan berkelanjutan,” tambah Yuli.

Baca Juga: RPJMD Kabupaten Paser 2025–2029 Disahkan, Perkuat Visi Paser TUNTAS 2030
Pendidikan Kependudukan yang Komprehensif
Program SSK di SMP 2 Tanah Grogot dijalankan melalui berbagai pendekatan, mulai dari kurikulum pembelajaran, ekstrakurikuler, hingga pembiasaan di lingkungan sekolah. Beberapa materi yang diajarkan meliputi:
-
Kesehatan Reproduksi Remaja – Siswa diajarkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, bahaya pernikahan dini, dan pencegahan penyakit menular seksual.
-
Pencegahan Kekerasan dan Bullying – Sekolah aktif mengkampanyekan anti-kekerasan, baik fisik maupun verbal, serta membangun lingkungan yang inklusif.
-
Pola Hidup Sehat – Melalui program UKS dan kegiatan olahraga teratur, siswa dibiasakan hidup sehat dan aktif.
-
Kesadaran Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan – Siswa diajak memahami isu lingkungan, seperti pengelolaan sampah dan dampak perubahan iklim.
-
Kewirausahaan dan Kemandirian – Program kewirausahaan digalakkan untuk mempersiapkan siswa menjadi generasi yang kreatif dan mandiri.
“Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik langsung. Misalnya, siswa diajak membuat proyek daur ulang sampah, kampanye anti-bullying, hingga simulasi pengelolaan keuangan sederhana,” jelas salah seorang guru pendamping SSK.
Strategi Menuju Kemenangan
Kemenangan SMP 2 Tanah Grogot di tingkat provinsi tidak datang dengan mudah. Sekolah ini melalui proses persiapan yang ketat, termasuk:
-
Pembentukan Tim Inti SSK – Terdiri dari siswa-siswa terpilih yang aktif dalam berbagai kegiatan kependudukan.
-
Pelatihan dan Workshop – Guru dan siswa mengikuti pelatihan dari BKKBN dan dinas terkait untuk memperdalam materi SSK.
-
Inovasi Projek Sosial – Tim SSK mengembangkan program unggulan seperti “Sekolah Bebas Bullying” dan “Kampanye Generasi Berencana”.
-
Presentasi Kreatif – Pada lomba tingkat provinsi, tim SMP 2 Tanah Grogot memukau dewan juri dengan presentasi interaktif dan data yang akurat.
“Kami sangat bangga dengan kerja keras anak-anak. Mereka menunjukkan komitmen tinggi dalam mempelajari isu kependudukan dan menyampaikannya dengan cara yang menarik,” kata Yuli.
Siap Berkompetisi di Tingkat Nasional
Dengan torehan prestasi ini, SMP 2 Tanah Grogot kini bersiap untuk berlaga di Lomba SSK Tingkat Nasional. Sekolah ini akan berhadapan dengan perwakilan dari seluruh Indonesia, memperebutkan gelar Sekolah Siaga Kependudukan Terbaik.
“Kami akan terus berinovasi dan memperkuat program SSK. Target kami bukan hanya juara, tetapi juga mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Yuli.
Dukungan dari pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat memacu semangat tim SMP 2 Tanah Grogot untuk meraih prestasi lebih tinggi.
Prestasi SMP 2 Tanah Grogot dalam Lomba SSK Tingkat Provinsi Kaltim membuktikan bahwa pendidikan kependudukan adalah investasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui program ini, generasi muda tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjawab tantangan global.
















