Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Republik Merdeka
Republik Merdeka
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Kelola Lahan untuk Program Pangan, Warga Binaan Rutan Grogot Bakal Diawasi Ketat

Kelola Lahan untuk Program Pangan, Warga Binaan Rutan Grogot Bakal Diawasi Ketat

cek disini

Tanah Grogot- Kelola Lahan seluas 1 hektare (Ha) di sekitar Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot, Kabupaten Paser, kini disiapkan untuk program ketahanan pangan. Yang menarik, pengelolaannya melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pelatihan keterampilan di bidang pertanian.

Program ini resmi dimulai dengan penanaman bibit pohon perdana pada Jumat, 4 Juli 2025, yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kalimantan Timur (Kaltim), Hernowo Sugiastono. Namun, karena lokasi lahan berada di luar pagar rutan, pengawasan terhadap WBP akan dilakukan secara ketat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemberdayaan Kelola Lahan Warga Binaan dengan Pengawasan Ekstra

Hernowo menegaskan bahwa meskipun program ini bertujuan baik, keamanan tetap menjadi prioritas utama. “Harus dipantau betul, karena kegiatan ini di luar tembok, jangan sampai nanti Pak Kapolres dihubungi untuk hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Untuk meminimalisir risiko, Rutan Tanah Grogot menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dalam memilih WBP yang boleh terlibat. Prioritas diberikan kepada warga binaan yang berasal dari Kabupaten Paser agar lebih mudah dilacak jika terjadi masalah.

“Tadi saya tanya Pak Karutan, sudah ada 7 warga binaan yang asli dari daerah sini. Kalau luar daerah jangan. Cari yang dalam daerah, karena akan gampang nyarinya kalau ada apa-apa. Ya mudah-mudahan enggak ada,” tambah Hernowo.

Kelola Lahan untuk Program Pangan, Warga Binaan Rutan Grogot Bakal Diawasi Ketat
Kelola Lahan untuk Program Pangan, Warga Binaan Rutan Grogot Bakal Diawasi Ketat

Baca Juga: Diogo Jota Sepak Bola Berduka, Piala Dunia Antarklub 2025 Dimulai dengan Mengheningkan Cipta

Target Ketahanan Pangan dan Manfaat bagi WBP

Program ini tidak hanya sekadar kegiatan penanaman, tetapi juga memiliki target produktivitas yang tinggi. Hernowo optimistis bahwa lahan yang tersedia dapat dikelola dengan baik untuk menghasilkan panen yang melimpah. Hasilnya nanti tidak hanya untuk konsumsi WBP, tetapi juga akan dijual ke pihak ketiga atau mitra UMKM setempat.

Salah satu inovasi yang akan dikembangkan adalah pengemasan produk pertanian, seperti cabai, untuk dipasarkan di minimarket sekitar Kabupaten Paser. “Ada juga inovasi, seperti cabe, produknya itu dikemas dan dipasarkan di sekitar minimarket di Kabupaten Paser. Yang jelas bisa untuk mitra kerja sama dengan UMKM terutama,” jelasnya.

Jenis Tanaman dan Dukungan Pemerintah Daerah

Kepala Rutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, menjelaskan bahwa ada 400 bibit pohon yang akan ditanam, terdiri dari berbagai jenis:

  • Buah-buahan: Kelengkeng, alpukat, rambutan, mangga, dan durian.

  • Peneduh & Kayu-Kayuan: Tabebuya, angsana, trembesi, kayu putih, dan mahoni.

Pemerintah daerah turut mendukung program ini dengan memberikan bantuan 800 kilogram pupuk untuk memastikan pertumbuhan tanaman optimal. “Kami menyampaikan apresiasi kepada dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, dan UPTD KPHP Kendilo Dinas Kehutanan,” kata Yusuf.

Program yang Berkelanjutan dan Bernilai Positif

Inisiatif Rutan Tanah Grogot ini tidak hanya bermanfaat untuk ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana rehabilitasi bagi WBP. Dengan keterampilan bertani, diharapkan mereka memiliki bekal setelah bebas nanti, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar.

Selain itu, program ini juga memperkuat kolaborasi antara instansi pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM. Jika berhasil, model serupa bisa diterapkan di rutan-rutan lain di Indonesia.

Program pemberdayaan WBP melalui pengelolaan lahan pertanian di Rutan Tanah Grogot merupakan langkah inovatif yang menggabungkan aspek rehabilitasi, ketahanan pangan, dan ekonomi kerakyatan. Meski memerlukan pengawasan ekstra, potensi keberhasilannya cukup besar dengan dukungan berbagai pihak.

Ke depan, masyarakat Paser bisa turut merasakan manfaatnya, baik dari segi ketersediaan produk pertanian lokal maupun penyerapan hasil panen oleh UMKM setempat. Semoga program ini berjalan lancar dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan lahan serta memberdayakan warga binaan secara produktif.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *